senja musim panas sungguh indah sekali
meskipun.. tetap tak seindah musim semi
semburat mega kemerahan menghiasi
berkali musim berganti
lewati kerasnya hari
tak terasa 18 purnama ku tinggalkan negeri
bersama kawan saling berjanji tuk meraih mimpi
arungi samudera tuk hidup yang lebih berarti
kini tinggal menghitung hari
harap bunda sabar menanti
ananda pasti kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar